Penyebab Anak Sulit Menghabiskan Makan

Penyebab Anak Sulit Menghabiskan Makan

Keluarga sehat – Proses makan terjadi saat makanan mulai masuk kedalam mulut, kemudian dilanjut dengan mengunyah dan menelan, sehingga kemampuan sistem penggerakan motorik kasar di sekitar mulut sangat berperan dalam porses makan.

Keterampilan dan kemampuan koordinasi oral motor atau koordinasi gerakan menggigit, mengunyah dan menelan dilakukan oleh otot rahang atas bawah, bibir, lidah dan banyak otot lainnya di sekitar mulut.

Gangguan proses makan di mulut tersebut seringkali berupa gangguan mengunyah makanan. Gangguan proses makan di mulut sering disertai gangguan nafsu makan yang makan yang tidak baik.

Pengertian kesulitan makan adalah jika anak tidak mau atau menolak untuk makan, atau mengalami kesulitan mengkonsumsi makanan atau minuman dengan jenis dan jumlah sesuai usia secara fisiologis (alamiah dan wajar), yaitu mulai dari membuka mulutnya tanpa paksaan, mengunyah, menelan hingga sampai terserap dipencernaan secara baik tanpa paksaan dan tanpa pemberian vitamin dan obat tertentu.

Gejala kesulitan makan pada anak diantaranya disebebkan oleh :

  • Memuntahkan atau menyembur-nyemburkan makanan yang sudah masuk di mulut anak,
  • Makan berlama-lama dan memainkan makanan
  • Sama sekali tidak mau memasukkan makanan ke dalam mulut atau menutup mulut rapat
  • Memuntahkan atau menumpahkan makanan, menepis suapan dari orangtua
  • Tidak menyukai banyak variasi makanan atau suka pilih-pilih makan
  • Kebiasaan makan yang aneh dan ganjil

Gangguan oral motor dan nafsu makan yang berkurang sering disebabkan karena gangguan fungsi saluran cerna. Data yang ada di Picky Eaters Clinic Jakarta, sebagian besar penderita atau sekitar 90 persen penderita sulit makan sering disertai gangguan alergi dan hipersensitiftas saluran cerna. Berbagai tip dan cara pemberian makanan bagi anak ternyata kurang bermanfaat bila penyebab utama gangguan saluran cerna pada anak sulit makan tidak diperbaiki. Ternyata saat dilakukan intervensi penanganan gangguan fungsi saluran cerna terdapat perbaikan diikuti membaiknya nafsu makan anak.